468x60 Ads

Sejarah Generasi Komputer

Definisi Komputer

Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Secara umum computer bisa disebut mesin hitung. Pengertian computer adalah suatu alat hitung dengan kontruksi elektronika yang mempunyai storage internal (tempat penyimpanan) dan bekerja dengan bantuan Operating System menurut program-program yang diberikan kepadanya. Jika kita meninjau sejarah perkembangan computer, maka kita tidak boleh terlepas dari sejarah perkembangan alat hitung menghitung, karena pada prinsipnya computer itu sama saja dengan alat hitung.

Sejarah Generasi Komputer Sebelum Tahun 1940

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat.
Beberapa peralatan yang telah digunakan sebagai alat hitung sebelum ditemukannya komputer :

1. Abacus.
Muncul sekitar  5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Abacus digunakan para pedagang untuk menghitung transaksi perdagangan.





2. Kalkulator roda numerik

Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal, yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik

Kotak persegi kuningan ini dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbataas untuk melakukan penjumlahan.



3. Kalkulator roda numerik 2
Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi.





4. Kalkulator Mekanik.
Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama dgn Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.

Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Bertenagakan uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.

Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama 10 tahun, Babbage mulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine, sebuah mesin yang berfungsi sbg alat perhitungan umum, pada tahun 1882. Asisten Babbage, Augusta Ada King, memiliki peran penting dlm pembuatan mesin tersebut. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga menjadikannya programmer wanita yang pertama.
Pada masa berikutnya, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
Pada tahun 1937, John V. Atanasoff dan Clifford Berry membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Computer itu bernama Atanasoff-Berry Computer (ABC).  Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah.

Sejarah Generasi Komputer Sesudah Tahun 1940

A. Komputer Generasi Pertama

Awal mula komputer generasi pertama adalah saat terjadinya perang dunia kedua, negara-negara yang ikut terlibat dalam perang dunia itu berusaha mengembangkan komputer untuk memaksimalkan kemampuan dalam mengatur strategis.
Tahun 1941, seorang insinyur Jerman bernama Konrad Zuse membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan juga peluru kendali. Pada tahun 1943, pihak Inggris berhasil menyelesaikan sebuah komputer pemecah kode rahasia yang diberi namakan Colossus yang berfungsi untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan oleh negara Jerman.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika adalah menghasilkan suatu kemajuan lain jika dibandingkan dengan sekutu. Seorang insinyur Harvard yang bernama Howard H. Aiken bekerja sama dengan IBM, berhasil menghasilkan kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator itu berukuran sangat besar, dengan panjang setengah lapangan sepak bola dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. Komputer itu adalah The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Mark I menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mark I beropreasi dengan lambat, ia memerlukan waktu 3-5 detik untuk setiap perhitungan dan tidak fleksibel yaitu urutan kalkulasinya tidak dapat diubah. Mark I tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa itu adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), dirancang oleh John Presper Eckert dan John W. Mauchly, yang diciptakan berkat kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Komputer ENIAC terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, 5 juta titik solder, dan memerlukan daya sebesar 160kW. ENIAC merupakan komputer serbaguna [general purpose computer] yang mampu bekerja 1000 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan komputer Mark I.
Pada pertengahan tahun 1940-an yang lalu, John von Neumann bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha menciptakan konsep disain komputer yang sampai 40 tahun yang akan datang masih dapat digunakan dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer [EDVAC] pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Cara ini memungkinkan komputer dapat berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya lagi. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal.
Pada tahun 1951, Universal Automatic Computer I (UNIVAC I) yang dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann itu.
Setiap komputer generasi pertama memiliki ciri yaitu Komponen elektronikanya dari Tabung Hampa (Vacuum Tube), program kode-biner yang berbeda yang disebut dengan “bahasa mesin” dalam bahasa inggrisnya adalah “machine language” dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu. Kapasitas penyimpanan kecil, membutuhkan tempat yang luas karna ukuran yang sangat besar dan memerlukan banyak pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas. Berorientasi pada aplikasi bisnis.


B. Komputer Generasi Kedua

Transistor  dikembangkan di Bell Laboratories oleh John Barden, William Shockley, & Walter Brattain pada tahun 1947. Tahun 1948, penemuan transistor sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer masa itu. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Sehingga mengakibatkan, berubahnya ukuran mesin-mesin elektrik yang tadinya berukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil.
Transistor mulai dipakai dalam teknologi komputer dimulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih bisa diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulu sebelumnya. Mesin pertama yang dapat memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM menciptakan superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer ini dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah data yang besar, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom.
Mesin komputer LARC itu sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga kepopulerannya menjadi terbatas. Komputer generasi kedua ini telah menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly (bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner).
Kemudian pada awal tahun 1960-an, mulailah bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya telah menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salahsatunya adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar memakai komputer generasi kedua sebagai alat untuk memproses informasi keuangan perusahaan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja komputer dengan harga yang pantas bagi penggunaan komputer untuk bisnis. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan seperti Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN).

Komputer Generasi Kedua memiliki ciri yaitu Menggunakan teknologi sirkuit berupa Transistor untuk menggantikan Tube Vacum. Menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly, seperti FORTRAN dan COBOL.
Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dibandingkan komputer generasi pertama. Kapasitas memori utama cukup besar dengan dikembangkannya Magnetic Core Storage. Orientasinya program tidak lagi tertuju pada aplikasi bisnis, tapi juga pada aplikasi teknik.

C. Komputer Generasi Ketiga

Meskipun transistor dalam banyak hal memiliki kemampuan yang melebihi tube vakum, tapi transistor terlalu besar dalam menghasilkan panas, yang berpotensi bisa merusak bagian-bagian dalam komputer. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat manusia mencari solusi lain dan solusi itu di temukan pada batu kuarsa ( Quartz rock ). Seorang insinyur di Texas Instrument, bernama Jack Kilby mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958.
IC dapat mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Kemudian para ilmuwan berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang dinamakan semikonduktor. Sehingga menghasilkan sebuah komputer yang semakin kecil karena komponen yang ada di dalamnya dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan yang lain adalah penggunaan sistem operasi atau dalam bahasa inggrisnya operating system, yaitu suatu sistem yang memungkinkan mesin dapat menjalankan berbagai program yang berbeda secara bersamaan dengan sebuah program utama yang mengawasi atau memonitor dan mengkoordinasi memori mesin komputer. Sistem operasi komputer pada generasi ketiga adalah UNIX dan Windows. Walapupun grafiknya masihlah sangat minim.
Komputer generasi ini memiliki ciri yaitu komponen elektonikanya dari IC (Intergrated Circuit) yang berbenmtuk lempengan atau chip. Program dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (High Level Language), yaitu: BASIC, FORRAN, COBOL. Komputer menjadi labih kecil dan murah. Kapasitas untuk menyimpan data lebih besar.

D. Komputer Generasi Keempat


Pengembangan komputer menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektronik. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, Large Scale Integration (LSI) disebut juga dengan Bipolar Large- Large Scale Integration yang dapat memuat ratusan komponen dalam satu chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC .
Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan hasil ciptaan komputer mereka ke masy umum. Komputer-komputer itu disebut dengan mini komputer, mini komputer itu dijual dengan paket perangkat lunak yang mudah untuk digunakan oleh kalangan awam. Perangkat lunak yang paling populer pada masa itu adalah program word processing dan spreadsheet.
 Chip Intel 4004 yang telah dibuat oleh Gordon Moore (penemu Microprocessor) pada tahun 1971 membawa dampak kemajuan terhadap IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (yaitu central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Kemudian tahun 1980-an, perkembangan pun berlanjut. Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam satu chip tunggal. Hal itu ternyata juga mampu meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer.
Kemudian pada tahun 1981, IBM memutuskan untuk membangun sebuah komputer personal (PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. PC tersebut untuk digunakan di rumah, kantor, dan sekolah.
Karena komputer telah mampu menjadi ladang bisnis yang cerah, maka munculnya persaingan antara IBM PC dengan perusahaan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh yang menjadi terkenal karena mampu mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya yang masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Perusahaan Macintosh juga mempopulerkan penggunaan perangkat keras mouse.
Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia.
Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang ada di atas meja, biasa disebut dengan desktop computer, menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan kmpter yang dapat digenggam yaitu palm top. 

0 komentar:

Posting Komentar